25. Air beriak tanda tak dalam.
- Orang yang banyak cakap biasanya bodoh.
26. Air jernih ikannya jinak.
- Negri yang aman, tentu rakyatnya hidup tentram.
27. Air besar batu bersibak.
- Kalau terjadi perselisihan besar, tiap-tiap golongan akan mencari pemimpinnya sendiri-sendiri
28. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga.
- Biasanya tabiat orang tua akan ditiru oleh anaknya.
29. Air tenang menghanyutkan.
- Orang yang pendiam biasanya banyak pengetahuannya.
30. Air tenang jangan disangka tiada berbuaya.
- Orang yang diam jang disangka tidak berani.
31. Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh.
- Adakah keturunan orang baik-baik itu akan menjadi orang jahat.
32. Air mata jatuh ke perut.
- Berduka cita yang tak kelihatan, karena dirasakan sendiri saja.
33. Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam.
- Orang yang menderita kesusahan.
34. Air pun ada pasang surutnya.
- Nasib orang tidak tetap, adakalanya senang adakalanya susah.
35. Air susu dibalas dengan air tuba.
- Kebaikan dibalas dengan kejahatan.
36. Air orang disauh, ranting orang dipatah, adat orang diturut.
- Hendaklah kita menurut adat istiadat negri yang kita tempati.
37. Air dicencang tiada putus.
- Dalam keluarga itu tiada bercerai karena hanya perselisihan saja.
38. Air yang dingin juga dapat memadamkan api.
- Orang yang sedang marah dapat dilunakkan dengan kata-kata yang lemah lembut.
39. Bagai air di daun talas.
- Orang yang tidak tetap pendiriannya.
40. Bagai mencencang air.
- Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil.
41. Bagai air titik ke batu.
- Memberi nasehat kepada orang jahat/bodoh terlalu sukar masuknya.
42. Bagai kambing dihalau ke air.
- Memberi pekerjaan kepada orang yang tidak suka mengerjakannya.
43. Bagai membandarkan air ke bukit.
- Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil/sia-sia.
44. Bakarlah air ambil abunya.
- Mengharapkan sesuatu yang mustahil akan tercapai.
45. Bagai menampung air dengan timah pesuk.
- Memberi nasehat kepada seseorang yang tak dihiraukan.
46. Bermain air basah, bermain api letup.
- Mengerjakan suatu pekerjaan akan mendaptkan pahala yang setimpal dengan perbuatannya.
47. Memandikan dengan air segelas.
- Serba kekurangan.
48. Menepuk air didulang terpecik muka sendiri.
- Orang yang membukakan rahasia keluarganya, akan menjelekkan dirinya sendiri.
49. Seperti air dalam kolam.
- Seseorang yang tenang tingkah lakunya.
50. Air sama air kelak menjadi satu, sampah itu ke tepi juga.
- Kalau terjadi perselisihan keluarga, akhirnya pun akan berbaik kembali.
51. Pandai berminyak air.
- Orang yang pandai mempergunakan benda yang tak berharga, tetapi menghasilkan sesuatu yang berharga.
52. Sumur digali air terbit.
- Memperoleh keuntungan yang lebih dari apa yang diharapkan.
53. Menuangkan air ke laut.
- Memberikan pertolongan pada orang yang sama sekali tidak membutuhkan pertolongan.
54. Orang haus diberi air, orang lapar diberi nasi.
- Memberikan pertolongan pada orang yang membutuhkan pertolongan.
55. Sambil menyelam minum air.
- Dua, tiga pekerjaan dapat diselesaikan dalam satu waktu.
56. Seperti air pembasuh kaki.
- Hadiah yang merupakan barang murahan.
- Orang yang banyak cakap biasanya bodoh.
26. Air jernih ikannya jinak.
- Negri yang aman, tentu rakyatnya hidup tentram.
27. Air besar batu bersibak.
- Kalau terjadi perselisihan besar, tiap-tiap golongan akan mencari pemimpinnya sendiri-sendiri
28. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga.
- Biasanya tabiat orang tua akan ditiru oleh anaknya.
29. Air tenang menghanyutkan.
- Orang yang pendiam biasanya banyak pengetahuannya.
30. Air tenang jangan disangka tiada berbuaya.
- Orang yang diam jang disangka tidak berani.
31. Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh.
- Adakah keturunan orang baik-baik itu akan menjadi orang jahat.
32. Air mata jatuh ke perut.
- Berduka cita yang tak kelihatan, karena dirasakan sendiri saja.
33. Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam.
- Orang yang menderita kesusahan.
34. Air pun ada pasang surutnya.
- Nasib orang tidak tetap, adakalanya senang adakalanya susah.
35. Air susu dibalas dengan air tuba.
- Kebaikan dibalas dengan kejahatan.
36. Air orang disauh, ranting orang dipatah, adat orang diturut.
- Hendaklah kita menurut adat istiadat negri yang kita tempati.
37. Air dicencang tiada putus.
- Dalam keluarga itu tiada bercerai karena hanya perselisihan saja.
38. Air yang dingin juga dapat memadamkan api.
- Orang yang sedang marah dapat dilunakkan dengan kata-kata yang lemah lembut.
39. Bagai air di daun talas.
- Orang yang tidak tetap pendiriannya.
40. Bagai mencencang air.
- Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil.
41. Bagai air titik ke batu.
- Memberi nasehat kepada orang jahat/bodoh terlalu sukar masuknya.
42. Bagai kambing dihalau ke air.
- Memberi pekerjaan kepada orang yang tidak suka mengerjakannya.
43. Bagai membandarkan air ke bukit.
- Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil/sia-sia.
44. Bakarlah air ambil abunya.
- Mengharapkan sesuatu yang mustahil akan tercapai.
45. Bagai menampung air dengan timah pesuk.
- Memberi nasehat kepada seseorang yang tak dihiraukan.
46. Bermain air basah, bermain api letup.
- Mengerjakan suatu pekerjaan akan mendaptkan pahala yang setimpal dengan perbuatannya.
47. Memandikan dengan air segelas.
- Serba kekurangan.
48. Menepuk air didulang terpecik muka sendiri.
- Orang yang membukakan rahasia keluarganya, akan menjelekkan dirinya sendiri.
49. Seperti air dalam kolam.
- Seseorang yang tenang tingkah lakunya.
50. Air sama air kelak menjadi satu, sampah itu ke tepi juga.
- Kalau terjadi perselisihan keluarga, akhirnya pun akan berbaik kembali.
51. Pandai berminyak air.
- Orang yang pandai mempergunakan benda yang tak berharga, tetapi menghasilkan sesuatu yang berharga.
52. Sumur digali air terbit.
- Memperoleh keuntungan yang lebih dari apa yang diharapkan.
53. Menuangkan air ke laut.
- Memberikan pertolongan pada orang yang sama sekali tidak membutuhkan pertolongan.
54. Orang haus diberi air, orang lapar diberi nasi.
- Memberikan pertolongan pada orang yang membutuhkan pertolongan.
55. Sambil menyelam minum air.
- Dua, tiga pekerjaan dapat diselesaikan dalam satu waktu.
56. Seperti air pembasuh kaki.
- Hadiah yang merupakan barang murahan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar