Sabtu, 12 Januari 2013

ALAS

70. Dialas bagai memengat
   - Mengatakan suatu hal haruslah dipikirkan terlebih dahulu.
71. Menjadi alas bubur.
   - Kita yang menanggung segala resikonya

ALAH

68. Alah membeli menang memakai.
   - Biar mahal harganya asal dapat dipakai lebih lama
69. Alah bisa karena biasa
   - Sesuatu pekerjaan itu menurut kebiasaannya.

AKU

67. Ada aku dipandang hadap, tiada aku dipandang belakang.
   - Berhadapan baik, tetapi di belakang jahat perbuatannya.

Jumat, 11 Januari 2013

AKAR

62. Bergantung pada akar lapuk
   - Orang yang pandai tempat untuk bertanya.
63. Telah berurat berakar
   - Sudah tak dapat di ubah lagi.
64. Kalau pandai mencencang akar, mati lalu kepucuknya.
   - Jika pemimpinnya sudah kalah, berarti anak buahnya akan menyerah begitu saja.
65. Jika tak ada rotan akarpun jadi.
   - Kalau tak ada yang baik, yang kurang baikpun berguna juga.
66. Mencabut harus dengan akar-akarnya.
   - Membasmi sampai tuntas.

AKAL

59. Lubuk akal tepian ilmu
   - Orang yang pandai tempat untuk bertanya.
60. Akal akar berpulas tak patah.
   - Orang cerdik tak akan kehabisan akal.
61. Akal tak sekali datang, runding tak sekali tiba.
   - Tak akan selalu sempurna, harus berangsur-angsur.

AJAR

58. Berguru kepalang ajar bagai bunga kembang tak jadi.
   - Kita belajar haruslah bersungguh-sungguh, jangan setengah-setengah.

AJAL

57. Sebelum ajal berpantang mati.
   - Kita tidak bisa menentukan kematian kita.

AIR

25. Air beriak tanda tak dalam.
   - Orang yang banyak cakap biasanya bodoh.
26. Air jernih ikannya jinak.
   - Negri yang aman, tentu rakyatnya hidup tentram.
27. Air besar batu bersibak.
   - Kalau terjadi perselisihan besar, tiap-tiap golongan akan mencari pemimpinnya sendiri-sendiri
28. Air cucuran atap jatuhnya ke pelimbahan juga.
   - Biasanya tabiat orang tua akan ditiru oleh anaknya.
29. Air tenang menghanyutkan.
   - Orang yang pendiam biasanya banyak pengetahuannya.
30. Air tenang jangan disangka tiada berbuaya.
   - Orang yang diam jang disangka tidak berani.
31. Adakah dari telaga yang jernih mengalir air yang keruh.
   - Adakah keturunan orang baik-baik itu akan menjadi orang jahat.
32. Air mata jatuh ke perut.
   - Berduka cita yang tak kelihatan, karena dirasakan sendiri saja.
33. Air diminum rasa duri, nasi dimakan rasa sekam.
   - Orang yang menderita kesusahan.
34. Air pun ada pasang surutnya.
   - Nasib orang tidak tetap, adakalanya senang adakalanya susah.
35. Air susu dibalas dengan air tuba.
   - Kebaikan dibalas dengan kejahatan.
36. Air orang disauh, ranting orang dipatah, adat orang diturut.
   - Hendaklah kita menurut adat istiadat negri yang kita tempati.
37. Air dicencang tiada putus.
   - Dalam keluarga itu tiada bercerai karena hanya perselisihan saja.
38. Air yang dingin juga dapat memadamkan api.
   - Orang yang sedang marah dapat dilunakkan dengan kata-kata yang lemah lembut.
39. Bagai air di daun talas.
   - Orang yang tidak tetap pendiriannya.
40. Bagai mencencang air.
   - Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil.
41. Bagai air titik ke batu.
   - Memberi nasehat kepada orang jahat/bodoh terlalu sukar masuknya.
42. Bagai kambing dihalau ke air.
   - Memberi pekerjaan kepada orang yang tidak suka mengerjakannya.
43. Bagai membandarkan air ke bukit.
   - Mengerjakan sesuatu yang tak mungkin berhasil/sia-sia.
44. Bakarlah air ambil abunya.
   - Mengharapkan sesuatu yang mustahil akan tercapai.
45. Bagai menampung air dengan timah pesuk.
   - Memberi nasehat kepada seseorang yang tak dihiraukan.
46. Bermain air basah, bermain api letup.
   - Mengerjakan suatu pekerjaan akan mendaptkan pahala yang setimpal dengan perbuatannya.
47. Memandikan dengan air segelas.
   - Serba kekurangan.
48. Menepuk air didulang terpecik muka sendiri.
   - Orang yang membukakan rahasia keluarganya, akan menjelekkan dirinya sendiri.
49. Seperti air dalam kolam.
   - Seseorang yang tenang tingkah lakunya.
50. Air sama air kelak menjadi satu, sampah itu ke tepi juga.
   - Kalau terjadi perselisihan keluarga, akhirnya pun akan berbaik kembali.
51. Pandai berminyak air.
   - Orang yang pandai mempergunakan benda yang tak berharga, tetapi menghasilkan sesuatu yang berharga.
52. Sumur digali air terbit.
   - Memperoleh keuntungan yang lebih dari apa yang diharapkan.
53. Menuangkan air ke laut.
   - Memberikan pertolongan pada orang yang sama sekali tidak membutuhkan pertolongan.
54. Orang haus diberi air, orang lapar diberi nasi.
   - Memberikan pertolongan pada orang yang membutuhkan pertolongan.
55. Sambil menyelam minum air.
   - Dua, tiga pekerjaan dapat diselesaikan dalam satu waktu.
56. Seperti air pembasuh kaki.
   - Hadiah yang merupakan barang murahan.

ADU

24. Mengadu ujung penjahit
   - Menguji kecerdasan masing-masing.

ADAT

15. Adat diisi, tembaga dituang
   - Mengerjakan sesuatu haruslah menurut apa yang telah ditentukan
16. Adat muda menanggung rindu, adat tua menahan ragam
   - Anak muda haruslah sabar merindukan sesuatu, orang tua haruslah sabar menghadapi  kesukaran
17. Adat sepanjang jalan, cupak sepanjang betung
   - Segala sesuatu haruslah dikerjakan menurut adat istiadat yang berlaku
18. Habis adat karena rela
   - Adat itu dapat diubah dengan jalan persetujuan terlebih dahulu
19. Adat teluk timbunan kapal
   - Kita meminta kepada yang punya dan bertanya pada yang pandai
20. Adat hidup tolong menolong, adat mati jenguk menjenguk.
   - Kita haruslah tolong menolong dalam segala hal
21. Adat dunia balas membalas, syariat palu memalu.
   - Kebaikan dibalas dengan kebaikan, tetapi kejahatan dibalas dengan kejahatan pula.
22. Hidup dikandung adat, mati dikandung tanah.
   - Hendaklah kita menurut adat yang baik.
23. Adat rimba raya, siapa berani ditaati.
   - Seseorang yang tidak mempergunakan akalnya, hanya mempergunakan kekerasannya.

ADA

8. Ada gula ada semut
   - Dimana banyak kenikmatan, di situ banyak orang berdatangan
9. Asal ada, kecilpun jadi
   - Kalau tak ada rejeki yang banyak, sedikitpun boleh juga
10. Ketika ada jangan dimakan, bila habis maka dimakan
   - Janganlah menghambur-hamburkan uang simpanan, supaya kelak tidak susah sendiri
11. Ada sama dimakan, tak ada sama ditahan
   - Bersama-sama berbahagia dan bersama-sama menderita
12. Ada udang dibalik batu
   - Mempunyai maksud tertentu
13. Tak ada tolak angsurnya
   - Tidak mau mengalah sama sekali
14. Harap pada yang ada, cemas pada yang tiada
   - Orang yang tidak sabar

ABUN

7. Gila di abun-abun
   - Mengharapkan sesuatu yang tak mungkin tercapai

ABU

1. Berdiang di abu dingin
   - Minta pertolongan kepada orang yang tak bisa menolong.
2. Kalah jadi abu menang jadi arang
   - Sama-sama merugi
3. Sudah jadi abu arang
   - Sudah rusak sama sekali
4. Terpegang di abu hangat
   - Baru mengerjakan sesuatu sudah mendapat kesusahan.
5. Sebagai abu diatas tunggul
   - Sulit sekali, mudah jatuh
6. Mengabui mata orang
   - Membuat bodoh orang lain